bab baru
Kisah baruku di mulai, keluar dari penjara suci dengan keinginan hati seni di adalah hal yang di inginkan, akku pun sudah mendapatkan nya keluar dari zona nyaman dan ini lah jalan hidup ku sekarang. Dibilang seneng sekarang juga ngga, sedih juga ngga. Manusia selalu mengangan apa yang ingin diraih nya namun kala sudah dicapai ia mengeluh bahkan merintih air mata. Sekarang aku hidup sendirian dikamar dengan bercat putih yang mudah mengelontok ini, aku menyimpan dan menjalankan semuanya sendiri, kadang untuk mengusir rasa kesepian itu aku selalu ditemani oleh seorang yang dengan segala usahanya.
Aku punya 3 tetangga kamar yang dulu pernah setempat tidur denganku, namun kami berpisah beberapa hari belakangan ini, entah tidak ada alasan yang pasti mengapa namun ya sudahlah makin nga perlu untuk diperbincangkan, bukannya aku senang atau sedih namun saat kala dulu kita untuk bersama untuk menjadi sahabat di episode berbeda namun tetap saja ini hanya khayalan ku saja.
Saat ini aku begitu kalut sama diri sendiri, sejak pagi aku tak duduk berbincang dengan sebelah, karena aku menghargai dan menyadari diriku sendiri yang tidak ada kendaraan untuk mengajak keluar, karena pertemanan saat ini mengikuti standar elite, dan basa basipun perlu ada jamuan untuk ada yang diperbincangkan.
Comments
Post a Comment