sinematografi dalam gambar


Patung macan putih menjadi titik pusat utama visual. Patung macan putih yang tidak seperti umumnya macan yang menakutkan mengundang pusat perhatian masyarakat dengan kerumunan mengantri untuk mengambil gambar di depan patung tersebut.

Berbagai elemen dari gambar tersebut seperti Patung macan putih, kerumunan warga, jalanan, tiang, pohon, pedagang, balon, dan bayangan memberikan pesan visual aktivitas sosial yang ramai di ikon pusat perhatian.


Pada saat siang hari matahari menjadi utama pencahayaan gambar dengan tingginya kecerahan membuat visual memberikan mood energik dan hidup dilengkapi dengan bayangan di jalan. Pengambilan gambar dari jarak yang tidak terlalu jauh dari kerumunan tersebut. Gambar tersebut seolah ada garis yang bersambung antar pengunjung yang bertumpu pada seorang pria menggunakan helm. Pengambilan gambar  sejajar dengan mata sehingga memberikan kesan yang alami untuk dilihat. Penempatan patung yang berada di atas seolah pengambilan low eye angel. 

Adanya garis vertikal di tiang sebelah patung sebagai pembatas penglihatan untuk tetap memusatkan pandangah ke objek utama yaitu patung sendiri.

Refleksi diri
Saat di tengah hari matahari yang semakin menyengat tetap tidak melunturkan ke fomo an masyarakat untuk mengantri berswa foto berbagroun patung tersebut. 
Seorang anak dengan membawa balon seperti patung macan putih tersebut sebagai keberkahan masyarakat desa setempat untuk menjadikan area lokasi sumber pemasukan.  

Comments